Aktivitas Terbaru Gunung Slamet

Aktivitas Terbaru Gunung Slamet! Aktivitas kegempaan Gunung Slamet dalam 12 jam terakhir terpantau sangat tinggi. Hal itu dapat dilihat tercatatnya gempa thremor harmonik secara terus menerus.

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan Pemalang, sejak Senin (22/9) pukul 00.00-12.00, tercatat 57 kali gempa hembusan dan Gempa Thremor harmonik terjadi terus menerus dengan kekuatan dominan amplitudo 30 mm sejak pukul 05.00-12.00.

Secara visual, dalam 12 jam terakhir Gunung Slamet teramati cuaca terang, angin tenang. Namun bagian puncak tertutup kabut. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Info | Tinggalkan komentar

Sopir Taksi Bandara Ahmad Yani Semarang

Sopir Taksi Bandara Ahmad Yani Semarang! Puluhan laki-laki berseragam warna coklat tampak berkumpul di posko taksi yang terletak di sisi Selatan Bandara Ahmad Yani Semarang. Sambil menunggu antrian, para sopir tersebut terlihat asik mengobrol, nampaknya berita  pembiusan pada penumpang pesawat  beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat di kalangan sopir taksi bandara.

Pengemudi taksi bandara, Suroso, berpendapat kasus pembiusan bukan menjadi hal yang baru di lingkungan bandara. Banyaknya taksi liar atau mobil plat hitam menjadi salah satu faktor timbulnya tindak kejahatan.

Selain rawan kasus kejahatan, lanjutnya, penumpang juga akan dikenakan tarif tambahan bila naik taksi luar atau plat hitam. Laki-laki berkumis ini juga berpendapat bila tejadi kejahatan yang dilakukan sopir taksi liar pada penumpang pesawat, maka nama baik taksi bandara akan buruk. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Info | Tinggalkan komentar

Makanan Khas (Kuliner) Jawa Tengah

Berikut adalah makanan khas yang terdapat di Jawa Tengah, menurut kabupaten/kota:

  • Purwodadi: swikee, nasi becek, kecap, sale pisang
  • Banjarnegara: dawet ayu, buntil
  • Semarang: Lunpia/lumpia, soto ayam, sate sapi, bandeng presto, nasi goreng babat, ayam goreng kraton tulang lunak, kue-kue pia, sate kambing bumbu kecap, martabak malabar, kue bandung, tahu petis, tahu gimbal, wingko babat
  • Boyolali: marning (jagung goreng), paru goreng, brem cap suling gading, krupuk rambak
  • Blora: Sega Pecel, sate ayam blora, soto ayam blora, tahu campur
  • Brebes: telor asin, sate kambing (di Tanjung. Brebes hingga kini dikenal sebagai sentra penghasil bawang merah
  • Demak: nasi garang asem, sambel blimbing wuluh, kwaci (Demak pernah terkenal sebagai sentra penghasil semangka)
  • Jepara: es gempol (es pleret), rondo royal (tape goreng), klenyem (ketela parut goreng isi gula merah), kuluban (urap: nangka muda, kacang panjang dan daun mudanya, tauge/kecambah mentah, buah petai cina mentah), pecel ikan laut bakar dengan sambal santan kelapa, sate udang, terasi jepara, tempong (blenyik) ikan teri, durian petruk
  • Klaten: ayam goreng kalasan, bebek goreng, emping mlinjo
  • Kudus: soto ayam, sate kerbau, lentog, dodol, jenang kudus, madu mongso
  • Pati: nasi gandul, sate ayam,
  • Pekalongan: nasi gandul, soto tauco (tauto), nasi megono
  • Pemalang: nasi grombyang, lontong dekem, sate loso
  • Purwokerto: tempe mendoan, gethuk goreng, soto sokaraja / sroto sokaraja, nopia
  • Purworejo: kue lompong, clorot (semacam dodol yang dibungkus daun kelapa secara memilin), gebleg (baca ge- seperti e pada kata senang dan -bleg seperti e pada kata becek), kue satu, dawet hitam, lanting
  • Purbalingga: rujak kangkung, tahu gecot, soto kriyik, es duren, klanting
  • Rembang: bandeng duri lunak (di Juwana), sirup kawis-ta
  • Salatiga: bakso urat, bakso babat, kripik paru, ting-ting gepuk
  • Solo: gudeg, sate kambing, thengkleng, srabi solo, nasi liwet, timlo solo, racikan salat, krupuk karak/gendar, bakso popular ukuran bola golf, tahu acar, sayur tumpang
  • Sragen: nasi garang asem, sate sragen,
  • Sukoharjo: welut goreng
  • Tegal: “teh poci” (teh yang diseduh dalam poci tanah liat kecil dan diminum dengan gula batu), sate tegal (sate kambing muda khas Tegal), sate bebek majir, pilus, krupuk antor, nasi bogana (nasi megono), Sauto (soto ayam/babat khas Tegal dengan bumbu tauco). Tegal hingga saat ini dikenal sebagai sentra penghasil teh.
  • Wonogiri: gaplek, tiwul
  • Wonosobo: mie ongklok, sagon, tempe kemul, geblek, wedang ronde, manisan carica, keripik jamur, dendeng gepuk
  • Ungaran: tahu baxo, sate kempleng, krupuk bakar
Dipublikasi di Info | Tag , , | 1 Komentar

Pariwisata Jawa Tengah

Jawa Tengah banyak terdapat obyek wisata yang sangat menarik. Kota Semarang memiliki sejumlah bangunan kuno. Obyek wisata lain di kota ini termasuk Puri Maerokoco (Taman Mini Jawa Tengah) [(Museum Jawa Tengah Ranggawarsita)]dan Museum Rekor Indonesia (MURI).

Salah satu kebanggaan provinsi ini adalah Candi Borobudur, yakni monumen Buddha terbesar di dunia yang dibangun pada abad ke-9, terdapat di Kabupaten Magelang. Candi Mendut dan Pawon juga terletak satu kompleks dengan Borobudur.

Candi Prambanan di perbatasan Kabupaten Klaten dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Di kawasan Dieng terdapat kelompok candi-candi Hindu, yang diduga dibangun sebelum era Mataram Kuno. Kompleks candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Info | Tag , , , , | 2 Komentar

Perguruan Tinggi di Jawa Tengah

Jawa Tengah memiliki sejumlah perguruan tinggi terkemuka, terutama di kota Semarang dan Surakarta. Perguruan tinggi negeri meliputi: Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Walisongo di Semarang; Universitas Sebelas Maret (UNS) di Solo, serta Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto

Sedangkan universitas swasta di Jawa Tengah antara lain Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di Salatiga, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dan Unika Soegijapranata di Semarang, STIE Bank BPD Jateng, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Pekalongan UNIKAL serta Universitas Panca Sakti di Tegal. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Info | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Komunikasi dan Media Massa Jawa Tengah

Semarang, Surakarta, Purwokerto, dan Tegal merupakan kota-kota yang memiliki stasiun relay televisi swasta nasional. Beberapa stasiun televisi lokal di Jawa Tengah adalah TV Borobudur, Pro-TV, Cakra Semarang TV dan TVKU (di Semarang); TATV (di Surakarta); TegalTV (di Tegal); Kebumen TV (di Kebumen); dan Banyumas TV (di Banyumas).

Suara Merdeka, harian yang terbit dari Semarang, adalah surat kabar dengan sirkulasi tertinggi di Jawa Tengah; harian ini juga memiliki edisi lokal Suara Pantura dan Suara Solo. Di samping itu terdapat koran jaringan Jawa Pos Group, baik yang terbit bersama induknya Jawa Pos (Radar Solo, Radar Jogja, Radar Semarang, dan Radar Kudus) maupun yang terbit sendiri (Meteor, Solo Pos, Radar Tegal, Radar Banyumas, Joglosemar).

Dipublikasi di Info | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Transportasi di Jawa Tengah

Jawa Tengah dilalui beberapa ruas jalan nasional, yang meliputi jalur pantura (menghubungkan Jakarta-Semarang-Surabaya-Banyuwangi), jalur Tegal-Purwokerto, jalur lintas selatan (menghubungkan Bandung-Yogyakarta-Surakarta-Madiun-Surabaya), serta jalur Semarang-Solo. Losari, pintu gerbang Jawa Tengah sebelah barat dapat ditempuh 3,5 – 4 jam perjalanan dari Jakarta. Saat ini telah dibangun ruas jalan tol yang menghubungkan Semarang dan Solo, sehingga mempersingkat waktu tempuh dan memperlancar kegiatan perekonomian.

Jawa Tengah merupakan provinsi yang pertama kali mengoperasikan jalur kereta api, yakni pada tahun 1862 dengan rute Semarang-Yogyakarta, namun jalur ini sekarang tidak lagi dipakai. Saat ini jalur kereta api yang melintasi Jawa Tengah adalah lintas utara (Jakarta-Semarang-Surabaya), lintas selatan (Bandung-Yogyakarta-Surabaya), jalur Kroya-Cirebon, dan jalur Solo-Gundih-Semarang. Jalur kereta Solo-Wonogiri yang telah lama mati dihidupkan kembali pada tahun 2005. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Info | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar